Monday, 10 March 2014

LDR: Long Distance Relation....?

Cinta. Satu kata sederhana yang selalu diucapkan oleh setiap orang. Banyak yang mengartikan cinta adalah ungkapan kasih sayang yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain. Utamanya banyak yang bilang cinta itu adalah rasa suka ke lawan jenis. Padahal pada kenyataannya saat ini ada banyak rasa cinta yang muncul tidak hanya kepada lawan jenis. Kadang rasa cinta juga muncul ke sesama jenis. *eh

Eh iya sebelum bahas lebih jauh mengenai cinta, saya mau menjelaskan kenapa saya malam ini mau ngebahas soal cinta. Jadi gini. Sabtu malam (read: malam minggu) kemarin saya diminta untuk jadi moderator di salah satu diskusi anak-anak HPMIG Malang. Tema utamanya yaitu tentang cinta. Cinta, satu kata sederhana yang selalu punya banyak arti untuk dijelaskan.

Kebanyakan dari mereka mengatakan jika cinta adalah rasa sayang yang ditunjukkan oleh seseorang kepada orang lain. Padahal, cinta tidak sesempit itu. Ibaratnya, jika cinta dianggap seperti negara Indonesia, maka cinta terhadap lawan jenis itu ya pulau Jawa. Sebenarnya kecil, tapi sangat di istimewakan.

Eh iya, semalam bahasannya keren dan karena waktunya yang agak kurang cukup maka saya mau nulis apa yang harusnya saya utarakan semalam tapi terbentur masalah waktu.

Pertama, cinta itu gak selamanya diberikan kepada orang. Ada orang yang cinta dengan blog sampai bikin forum blogger kayak Hena. Ada juga yang punya rasa cinta ke kucing kayak Dhika. Tapi rasa cinta tidak selamanya positif loh, kadang dia bisa menjerumuskan seseorang jika cintanya sudah berlebihan. Misalnya adalah rasa cinta yang berlebihan terhadap kehidupan di dunia.

Jadi intinya, cinta tak selalu tentang lawan jenis ya.

Kedua. Semalam ketika bicara cinta ada sebuah pembahasan yang sangat seru. LDR. LDR adalah singkatan dari long distance relationship bagi yang tengah bermekaran perasaannya dan long distance relationshit bagi yang baru saja gagal menjalani LDR.
LDR
Bicara soal pandangan saya mengenai LDR jujur saya sendiri bingung mengatakan itu hal yang baik atau tidak. Baiklah saya akan coba bahas dari sisi positifnya.

Sisi positif LDR bagi saya yaitu setiap pasangan akan berlatih untuk saling percaya. Karena tidak bisa saling ketemu maka kepercayaan adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap pasangan. Kadang LDR juga bisa jadi penumpuk rindu sehingga ketika saatnya pasangan tersebut bertemu mereka akan punya sejuta cerita untuk dibagi bersama.

Sudah jelas kenapa LDR itu bagus kan?

Sekarang kekurangan LDR bagi saya ya. LDR sendiri adalah salah satu jenis hubungan yang sangat menguras kantong apalagi buat anak kuliahan seperti saya. LDR akan membuat setiap akhir kali telponan menjadi awal sebuah permainan baru. Permainan siapa yang duluan nutup telepon. Bagi kalian yang sering main ini, sadarilah itu jijik. Banget malah. Coba deh putusin dia biar kamu gak terlihat menjijikkan lagi.

Kekurangan lagi di LDR ya soal kecurigaan yang seringkali muncul. Percuma mau bangun hubungan kalo gak bisa percaya sama dia kan? Mending gak usah pacaran kalo gak bisa saling percaya. Eh tapi emang LDR itu bagian dari pacaran ya? Barangkali ya, LDR itu pacaran. Pacaran sama HP.

Udah ah gak mau bahas lebih jauh lagi deh ntar yang lagi LDR pada marah-marah nih. Eh itu kenapa yang jomblo kok senyum-senyum sih?

Jadi soal LDR saya punya satu pemikiran utama. Bagaimanapun cara yang kamu lakukan untuk menjalani suatu hubungan, maka nikmatilah dan lakukan itu dengan sebaik mungkin. Kadang ada orang yang pacaran, bisa ketemu tiap hari, tapi waktunya malah banyak kepake buat berantem ngeributin hal-hal yang sebenarnya kurang penting. Misalnya saja si cowok berantem sama cewek karena si cewek make lipstik kesukaaannya si cowok. Contoh aja sih.
Contoh cowok lipstik
Intinya kamu harus saling percaya. Percaya deh, sebuah hubungan itu akan dapat terjalin dengan baik jika kita membangunnya dengan dasar percaya. Percaya gak? Kalo percaya, ya siapa tahu aja kita bisa bangun hubungan lebih baik kedepannya. *eh
Share:

6 comments:

  1. inti LDR ya komunikasi yang harus terjaga, positif thinking, dan saran saya sih jangan sampek kelamaan LDRNya hehe
    nice post

    ane ada post tentang ldr juga kok, hehe
    http://sirajuddinabraham.wordpress.com/2014/02/11/ldr-dan-susah-payahnya/ mampir kalau berkenan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya sarannya diterima. Perlu tuh.

      Iya nanti mampir kok :)

      Delete
  2. sepakat deh, percaya emang basicnya banget LDR juga possitive thinking dan ngga curigaan.
    banyak enaknya kok LDR, ketemuan sambil traveling misanya. dan juga ga gampang bosen.. :D

    *salam sesama pejuang LDR* :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini curhatan pelaku LDR ya? wkwk :p

      Eh saya gak lagi mengalami LDR yaa :p

      Delete
  3. sebenernya LDR selain percaya juga harus ketemu dulu awalnya, kalo ga pernah ketemu tau2 udah jadian gimana ya, ntar malah kecewa ujungnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahahaha, iya nanti jadinya kayak cowok yang make lipstik diatas :D

      Delete